Entri Populer

Jumat, 18 Juli 2008

Mendaki gunung: perjalanan menantang maut atau usaha untuk mencari kepuasan diri??


Hari ini, jumat (18/7/2008), jenazah Pungkas Tri Baruna tiba di Indonesia. Pungkas merupakan salah satu anggota tim ekspedisi Tunas Indonesia Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ke Gunung McKinley. Setidaknya itu yang ku dengar dari berita di tipi.. berita ini seolah menambah kengerian kita terhadap kegiatan yang biasa disebut " mendaki gunung".

hmmm...apakah kamu merasakan seperti itu??

Bagi sebagian orang mendaki gunung adalah kegiatan sia-sia yang menantang maut, tapi bagiku mendaki gunung adalah kegiatan yang menyenangkan. banyak hal bisa kita dapatkan dengan mendaki gunung. selain menyehatkan badan, kita juga bisa menikmati indahnya panorama alam dari puncak gunung. selain itu, kita juga mendapat sodara2 dan ilmu2 baru yang mungkin tidak bisa kita dapatkan di tempat laen. menyinggung soal maut, itu hanya sebuah resiko dari kehidupan. orang yang hanya diam dirumah tidur2an sambil nonton tipi juga bisa meninggal jika Tuhan menghendaki. intinya, nobody knows kapan maut akan menjemput. jadi selagi kita masih diberi kesempatan untuk hidup, gunakan lah waktu yang ada semaksimal mungkin.. ;)

mendaki gunung sebenarnya kegiatan yang aman jika dilakukan sesuai dengan standar yang ada. seorang pendaki harus mempunyai kesiapan yang matang tentang perjalanannya, mulai dari bekal, safety equipment, info ttg rute, sumber mata air, ato info2 lain yang penting selama perjalanan termasuk cuaca. kesiapan fisik dan mental pastilah harus. dan yang tak kalah penting pengetahuan ttg navigasi darat dan THAB.. dengan memiliki itu smua, perjalanan kita akan lebih aman dan menyenangkan..

capek...memang..itulah yang selalu dirasakan oleh setiap pendaki.. apalagi klo rasa mual dan pening yang menggelayut di kepala.belum lagi rasa dingin yang mulai menyerang ketika kita terdiam...wuih...berat rasanya perjalanan ini.. tapi smua rasa itu akan terbayar ketika kita mencapai puncak gunung dan menatap ke ujung langit dan luasnya pemandangan di depan mata kita...hanya rasa takjub, syukur, bangga, dan smua rasa yg mengalahkan kengerian akan datangnya maut yang terbayang dalam hati dan pikiran pada saat itu..

acara daki mendaki gunung pastinya tidak lepas dari masalah sampah.. jika jalan-jalan sudah,, senang2 jg udah,, maka kebersihan gunung sudah sewajarnya menjadi tanggungjawab kita bersama.. sampah2 non-organik bekas bungkus makanan yang kita makan sebaiknya dibawa kembali turun dan tidak membuangnya di sembarang tempat.. sumpek juga kan klo naek gunung tapi banyak sampah di sana-sini.. seperti istilah " jangan meninggalkan sesuatu dari alam kecuali jejak langkahmu, jangan ambil sesuatu dari alam kecuali foto,....."dan sebagai pendaki yang baik sebaiknya mematuhi aturan/adat setempat.

okay,, tetap sehat,, tetap semangat.... smoga perjalanan anda menyenangkan..

Sabtu, 12 Juli 2008

bingung

bingung mo nulis apa

bingung mo ngapain

bingung mo kmana

bingung..bingung..bingung...

padahal smua dah jelas d depan...hanya tinggal menentukan...